"Berbagi Kata, Berbagi Berita"

Bedah Data Pemira Unisma 2025: Angka Golput Tembus 78 Persen, Ini Daftar Lengkap Pemenang Legislatif hingga Himpunan

Screenshot E-Voting Pemira 2025

LPM FENOMENA – Tahapan masa sanggah dalam Pemilihan Umum Raya (Pemira) Universitas Islam Malang (Unisma) 2025 telah resmi berakhir pada Kamis (12/12) tanpa adanya gejolak maupun gugatan sengketa yang masuk ke Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Kondisi nihil sengketa ini menjadi kabar krusial, khususnya bagi pasangan calon tunggal Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa, Fikri Faris Failsofha dan Amilatul Mayfa. Setelah melewati masa tunggu prosedural selama tiga hari pasca-penetapan suara, pasangan ini dipastikan lolos dengan mulus tanpa hambatan hukum, sehingga status kemenangan mereka kini telah aman dan memiliki legitimasi kuat secara de facto untuk memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM-U) periode mendatang.

Kendati proses legitimasi berjalan lancar, pesta demokrasi tahun ini meninggalkan catatan statistik yang cukup mengejutkan terkait partisipasi mahasiswa. Berdasarkan data rekapitulasi akhir, angka Golput (Golongan Putih) atau abstain menembus angka rekor 78,00%. Dari total 7.576 Daftar Pemilih Tetap (DPT) mahasiswa aktif, tercatat sebanyak 5.909 mahasiswa memilih untuk tidak menggunakan hak suaranya. Hanya 1.667 mahasiswa yang berpartisipasi, namun suara minoritas inilah yang akhirnya menentukan wajah-wajah baru para pemenang di kursi Legislatif Universitas, Eksekutif Fakultas, hingga Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP).

Di tingkat universitas, selain pasangan Presma Fikri-Amila yang meraih 1.192 suara, kursi Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM-U) juga telah terisi oleh para peraih suara terbanyak dari masing-masing dapil fakultas. Berdasarkan Surat Ketetapan KPU, Virnanda Ayu Febriani dari Fakultas Kedokteran (FK) menjadi legislator dengan suara individu tertinggi yakni 248 suara. Kursi DPM-U lainnya diisi oleh Muhammad Ikhsan dan Kiswatul Arifah (Fakultas Agama Islam), Haikal Risal Fikri, Faizeh, dan Alfin Nuriyatil (Fakultas Ilmu Administrasi), Andre Afianto (Fakultas Pertanian), Suudi Alfarobi dan Eva Cintiya (Fakultas Hukum), serta Ahmad Habib dan Siska Malia Arismaya (Fakultas Peternakan).

Bergeser ke tingkat fakultas, peta kemenangan untuk posisi Gubernur BEM Fakultas dan Ketua DPM Fakultas juga telah final. Di Fakultas Kedokteran, pasangan Fathir Adi Azka & Naila Rahmatu terpilih sebagai Gubernur dengan 256 suara, didampingi Azhar Nasrullah sebagai Ketua DPM-F. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dipimpin oleh Irvan Affani & Moh Fajar (194 suara) dengan legislator Moh Rizal Asadulloh. Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dimenangkan oleh Solehuddin Yulianto & Ahmad Agus (174 suara) dan Alvin Nur Hikam di legislatif. Fakultas Teknik dipimpin Oryza Ristian Viery & Mokhamad A.H. (165 suara) dengan Kurnia Bintang Prastiko sebagai Ketua DPM-F. Sementara di Fakultas Pertanian, pasangan Yunita Jasmin & Laela Amalia menang dengan 104 suara, dan Danang Eka Prasetya terpilih sebagai Ketua DPM-F.

Dinamika berlanjut di fakultas lainnya, di mana FKIP dipimpin M. Ibram Rahman & Ghufron (104 suara) dengan Ummu Nazilla di DPM-F. Fakultas Hukum dimenangkan Bintang Ramadhan & Muhammad Maruf (92 suara) dan M. Nengah Yunan Alfian di DPM-F. Fakultas Peternakan dipimpin Abdul Kholiq & Wahyu Muhammad (85 suara) dengan M. Zidan Abdillah di legislatif. Fakultas Agama Islam dipimpin Ahmad Fathi & Muhammad Ramadhani (201 suara) dengan Ahmad Usamah di DPM-F. Sorotan khusus tertuju pada Fakultas MIPA, di mana terjadi anomali kemenangan Bumbung Kosong untuk posisi Gubernur dengan 48 suara mengalahkan kandidat, sementara untuk DPM-F dimenangkan oleh Nabilah Rifda Harmono.

Pada level akar rumput atau Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), persaingan tercatat paling variatif. Di Fakultas Pertanian, Dhini Sylvia As Zahra memenangkan Hima Agroteknologi secara dramatis dengan selisih hanya satu suara (41 vs 40), sementara Rendy Andhika memimpin Agribisnis. Kejadian unik terjadi di Prodi Peternakan di mana Bumbung Kosong menang mutlak dengan 87 suara. Di Fakultas Teknik, Hima Sipil dimenangkan Ori Fadli Fajar, Mesin oleh M Fajriyul Jabin, dan Elektro oleh Mochammad Reyhan. Fakultas Kedokteran menempatkan Ilhan Hudaifah sebagai Ketua Hima Kedokteran dan Zikrun Apal di Farmasi. Di FEB, Muhtarul Aziz memimpin Manajemen, Siti Fatimatusalwa di Akuntansi, dan Azima Riskiya di Perbankan Syariah.

Melengkapi daftar pemenang Himpunan, di FIA terpilih Denil Haq (Administrasi Publik) dan Rizki Raihan (Administrasi Bisnis). Di FAI, Nadiatun Nabila memimpin PGMI, Isyafa Rahmadani di HKI, dan Iis Aisyah di PBA. Terakhir di FKIP, Mohammad Ilma Syarifan terpilih di PBSI, Heidiana Syafinah di Bahasa Inggris, dan M. Tajul Muhlisin di Matematika, serta di FMIPA Nabiilah Rifda Harmono terpilih memimpin Hima Biologi. Dengan berakhirnya masa sanggah tanpa sengketa, seluruh nama terpilih tersebut kini tinggal menunggu pengesahan resmi dalam Sidang Pleno DPM-U yang dijadwalkan pada 29 Desember 2025 mendatang.

reporter

Yusril Muzakky

Editor:

Safira RM

Berita Terkait

Hilal di Bawah Ufuk, Syiar di Atas Bukit: Ikhtiar LPIK UNISMA Menjaga Tradisi Rukyat

KSM-E Kelompok Teater SAM UNISMA Tuntaskan Program Pengabdian Melalui Pelatihan Keaktoran Di Teater Awan MA Al-Ittihad Belung

Unisma Kukuhkan Pengurus 20 UKM Periode 2026: Menuju Kampus Unggul Berdaya Saing Global

Pelantikan Ormawa FKIP Unisma 2026: Perkuat Kolaborasi Menuju Kepengurusan Progresif

KLARIFIKASI BERSAMA: LPM FENOMENA DAN DUTA PERPUSTAKAAN UNISMA SEPAKATI TITIK TEMU TERKAIT POLEMIK KOORDINASI

Polemik Internal Mencuat di Grand Final Duta Perpustakaan Unisma, Pengurus Ungkap Lemahnya Koordinasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Produk Fenomena

Majalah LPM Fenomena Edisi 30

Lensa

Terbaru

Hilal di Bawah Ufuk, Syiar di Atas Bukit: Ikhtiar LPIK UNISMA Menjaga Tradisi Rukyat

KSM-E Kelompok Teater SAM UNISMA Tuntaskan Program Pengabdian Melalui Pelatihan Keaktoran Di Teater Awan MA Al-Ittihad Belung

Tidak Turut Mempertanyakan Eksistensi Pers di Hari Peringatannya Merupakan Sesuatu yang Tidak Pesimis, Juga Optimis.

Populer

Hilal di Bawah Ufuk, Syiar di Atas Bukit: Ikhtiar LPIK UNISMA Menjaga Tradisi Rukyat

KSM-E Kelompok Teater SAM UNISMA Tuntaskan Program Pengabdian Melalui Pelatihan Keaktoran Di Teater Awan MA Al-Ittihad Belung

Tidak Turut Mempertanyakan Eksistensi Pers di Hari Peringatannya Merupakan Sesuatu yang Tidak Pesimis, Juga Optimis.

Terbaru

Hilal di Bawah Ufuk, Syiar di Atas Bukit: Ikhtiar LPIK UNISMA Menjaga Tradisi Rukyat

KSM-E Kelompok Teater SAM UNISMA Tuntaskan Program Pengabdian Melalui Pelatihan Keaktoran Di Teater Awan MA Al-Ittihad Belung

Tidak Turut Mempertanyakan Eksistensi Pers di Hari Peringatannya Merupakan Sesuatu yang Tidak Pesimis, Juga Optimis.

Unisma Kukuhkan Pengurus 20 UKM Periode 2026: Menuju Kampus Unggul Berdaya Saing Global

Populer

Hilal di Bawah Ufuk, Syiar di Atas Bukit: Ikhtiar LPIK UNISMA Menjaga Tradisi Rukyat

KSM-E Kelompok Teater SAM UNISMA Tuntaskan Program Pengabdian Melalui Pelatihan Keaktoran Di Teater Awan MA Al-Ittihad Belung

Tidak Turut Mempertanyakan Eksistensi Pers di Hari Peringatannya Merupakan Sesuatu yang Tidak Pesimis, Juga Optimis.

Unisma Kukuhkan Pengurus 20 UKM Periode 2026: Menuju Kampus Unggul Berdaya Saing Global

Produk Fenomena

Majalah LPM Fenomena Edisi 30

Lensa