"Berbagi Kata, Berbagi Berita"

Sukseskan Gelar Grand Final, FKIP Unisma Lahirkan Duta Mahasiswa Profesional dan Berakhlakul Karimah.

Dokumentasi Panitia & Tangkapan Layar Live Streaming

LPM FENOMENA – Paguyuban Putra-Putri Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (Unisma) sukses menggelar malam puncak Grand Final Pemilihan Putra Putri FKIP Unisma 2025 pada Sabtu (6/12). Bertempat di Hall Abdurrahman Wahid, Gedung Pascasarjana Lt. 7 Unisma. Acara tahunan ini mengusung tema “The Beauty Of Diversity, The Strength Of Unity”.


Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP Unisma, Dr. Hamidin, M.Pd., yang dalam sambutannya memberikan pesan mendalam mengenai esensi gelar “Putra Putri”. Beliau menekankan bahwa gelar ini bukan sekadar label, melainkan simbol yang membawa tanggung jawab moral layaknya seorang “Putra Mahkota” yang mencerminkan kedudukan dan standar perilaku yang tinggi.


“Ketika orang menyebut ‘Putra’ atau ‘Putri’, ada sesuatu (standar nilai) yang dimiliki. Maka yang terpenting bagi Putra Putri FKIP adalah mencetak profil yang Profesional dan Berakhlakul Karimah,” tegas Dr. Hamidin di hadapan para finalis dan pendukung.


Lebih lanjut, Dr. Hamidin juga menyoroti proses panjang yang telah dilalui para finalis, termasuk masa karantina. Menurutnya, karantina adalah kawah candradimuka untuk membentuk kebiasaan (habit) positif dan kematangan karakter, bukan sekadar seremonial instan. Ia berharap seluruh finalis, baik yang terpilih maupun tidak, mampu menjadi teladan (role model) yang menebar kebaikan di lingkungan mahasiswa FKIP.


Ajang bergengsi ini diikuti oleh 16 finalis (8 pasang putra dan putri) yang telah melewati seleksi ketat mulai dari administrasi, wawancara, Talent Show, hingga karantina intensif sejak Oktober lalu.
Setelah melalui penilaian dewan juri yang ketat, gelar utama akhirnya disematkan kepada Edo Firmansyah (Pendidikan Bahasa Inggris) sebagai Putra FKIP Unisma 2025 dan Amelia Tia Arista (Pendidikan Matematika) sebagai Putri FKIP Unisma 2025.
Selain pemenang utama, penghargaan juga diberikan kepada:

  • Runner-up 1: Alfin Najmulloh (PBSI) dan Adelia Husna Mufida (PBI).
  • Runner-up 2: Ahmad Sulthon (PBI) dan Siti Alya Ma’rifatul Ariyanti (PMAT).
  • Putra & Putri Berbakat: Mohammad Rafi Fatahul Arkan (PMAT) dan Siti Kholifah (PBI).
  • Putra & Putri Favorit: Achmad Jiddan Syarifulislam (PBI) dan Dewi Izzah Saniyah (PBI).

Malam penobatan ini menandai lahirnya wajah baru duta fakultas yang diharapkan mampu bersinergi memajukan FKIP Unisma dengan semangat keberagaman dan persatuan. (syq/Yuz)

reporter

Muhammad Masykur Syauqi & Mukhammad Yusril Muzakky

Editor:

Safira RM

Berita Terkait

Himaprodi PBSI Unisma Sukses Jadi Tuan Rumah Studi Banding Lintas Kampus

Menolak Mati, Aksara Project Collective Tandai Kebangkitan Lewat ‘Sasana Sasrawungan’ dan Diskusi Kritis Film ‘Pesta Babi’

Unisma Perluas Fasilitas Rak Free di Kantin Lantai Dua, Gandeng Indogrosir dan Terapkan Sistem Part-Time Mahasiswa 

Tolak Otoritarianisme Kampus, BEM-FAI Unisma Gelar Diskusi Publik Tampung Aspirasi Mahasiswa

Nobar ‘Pesta Babi’ Perdana di Unisma: BEM-FT Sentil BEM-U hingga Suarakan “Papua Bukan Tanah Kosong!” 

Harlah FKIP Unisma Ke- 45 Hadirkan Kebersamaan, Dosen dan Mahasiswa Lebur Tanpa Sekat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Produk Fenomena

Majalah LPM Fenomena Edisi 30

Lensa

Terbaru

Himaprodi PBSI Unisma Sukses Jadi Tuan Rumah Studi Banding Lintas Kampus

Menolak Mati, Aksara Project Collective Tandai Kebangkitan Lewat ‘Sasana Sasrawungan’ dan Diskusi Kritis Film ‘Pesta Babi’

Unisma Perluas Fasilitas Rak Free di Kantin Lantai Dua, Gandeng Indogrosir dan Terapkan Sistem Part-Time Mahasiswa 

Populer

Himaprodi PBSI Unisma Sukses Jadi Tuan Rumah Studi Banding Lintas Kampus

Menolak Mati, Aksara Project Collective Tandai Kebangkitan Lewat ‘Sasana Sasrawungan’ dan Diskusi Kritis Film ‘Pesta Babi’

Unisma Perluas Fasilitas Rak Free di Kantin Lantai Dua, Gandeng Indogrosir dan Terapkan Sistem Part-Time Mahasiswa 

Terbaru

Himaprodi PBSI Unisma Sukses Jadi Tuan Rumah Studi Banding Lintas Kampus

Menolak Mati, Aksara Project Collective Tandai Kebangkitan Lewat ‘Sasana Sasrawungan’ dan Diskusi Kritis Film ‘Pesta Babi’

Unisma Perluas Fasilitas Rak Free di Kantin Lantai Dua, Gandeng Indogrosir dan Terapkan Sistem Part-Time Mahasiswa 

Tolak Otoritarianisme Kampus, BEM-FAI Unisma Gelar Diskusi Publik Tampung Aspirasi Mahasiswa

Populer

Himaprodi PBSI Unisma Sukses Jadi Tuan Rumah Studi Banding Lintas Kampus

Menolak Mati, Aksara Project Collective Tandai Kebangkitan Lewat ‘Sasana Sasrawungan’ dan Diskusi Kritis Film ‘Pesta Babi’

Unisma Perluas Fasilitas Rak Free di Kantin Lantai Dua, Gandeng Indogrosir dan Terapkan Sistem Part-Time Mahasiswa 

Tolak Otoritarianisme Kampus, BEM-FAI Unisma Gelar Diskusi Publik Tampung Aspirasi Mahasiswa

Produk Fenomena

Majalah LPM Fenomena Edisi 30

Lensa