
LPM Fenomena – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Himaprodi PBSI) Universitas Islam Malang (Unisma), sukses menyelenggarakan kegiatan studi banding bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (HMPS TBIN) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU) pada Sabtu (06/06/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung B, Hall Wahab Hasbullah lantai VII Unisma.
Acara ini dihadiri oleh 45 mahasiswa dari UIN SATU dan menjadi momentum penting bagi kedua himpunan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas antarorganisasi mahasiswa lintas perguruan tinggi. Kegiatan ini bermula dari inisiatif HMPS TBIN UIN SATU yang menghubungi Himaprodi PBSI Unisma melalui akun Instagram resmi.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Moh. Badrih, M.Pd., hadir memberikan sambutan dan menyampaikan harapannya agar hubungan yang terjalin tidak berhenti di acara ini. “Semoga silaturahmi dengan UIN Tulungagung terjalin baik dan muncul mitra-mitra kerja sama yang saling menguntungkan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Program Studi PBSI Unisma, Frida Siswiyanti, M.Pd., menyebut kegiatan ini sebagai studi banding dengan jangkauan paling jauh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia berharap momen ini mendorong Himaprodi PBSI untuk terus berinovasi. “Semoga dengan diadakannya studi banding ini, Himaprodi PBSI lebih bisa berinovasi, menjalin kerja sama, dan memperluas relasi yang dapat memberikan dampak bagi masing-masing himpunan,” katanya.
Keberhasilan Himaprodi PBSI Unisma menjadi tuan rumah tidak lepas dari kerja keras tim panitia yang mempersiapkan acara ini jauh-jauh hari. Ketua Pelaksana, Moh. Fahril Muzakki mengungkapkan, komunikasi awal sudah terjalin sejak sebelum bulan Ramadan, atau sekitar empat bulan sebelum pelaksanaan. Koordinasi jarak jauh menjadi tantangan utama yang harus dihadapi panitia. “Rapat hanya bisa dilakukan via Google Meet atau Zoom. Itu kendalanya,” tuturnya. Terlepas dari hambatan tersebut, seluruh rangkaian acara berhasil terlaksana dengan lancar.
Ketua HMPS TBIN UIN SATU, Erika Diah Ayu Utari mengungkapkan bahwa ide untuk menjalin kontak dengan Himaprodi PBSI Unisma berasal dari rekomendasi Wakil Ketua Demisioner kepengurusannya. “Akhirnya saya coba hubungi melalui Instagram, dan disambungkan ke teman-teman di sana,” jelasnya.
Erika mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diterima sejak pertama kali tiba. Ia pun membuka peluang kolaborasi yang lebih luas ke depannya. “Selama bisa menjalin komunikasi dengan baik, kemungkinan nanti bisa lebih untuk bekerja sama. Mungkin bukan hanya studi banding seperti ini,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan studi banding pertama yang kembali diadakan HMPS TBIN setelah beberapa periode kepengurusan sebelumnya tidak menyelenggarakannya menjadikan kolaborasi bersama Himaprodi PBSI Unisma sebagai pencapaian yang berarti bagi kedua pihak.
Kegiatan studi banding ini membuktikan bahwa Himaprodi PBSI Unisma tidak hanya mampu membangun program yang berkualitas, tetapi juga berhasil menjadi tuan rumah yang tidak hanya siap, tetapi juga menginspirasi.




