"Berbagi Kata, Berbagi Berita"

Dua Sajak

Oleh: ApriliAhriz

Mata Pisau

Cintaku serupa mata pisau

yang mengoyak isi perutmu

teriakan kematian terdengar

dari ufuk barat, aku

menyegerakan

menyiapkan surga

untuk kita kembali bersua.

Aku Cinta Tuhan pada Pandangan Pertama

Aku cinta Tuhan sejak pandangan pertama,

detak pertama, dan tangis menggema saat

kali pertama aku melihat dunia.

Pengampunan Pertanyaan pada Tuhan

Dalam diriku

dan dalam diri manusia:

setiap waktu, terjadi ledakan

kemudian, aku menangis

begitupun semua orang dalam kepasrahan

kami khusyuk menghamba seraya berkata

“Tuhan, kami ini mau kau apakan?”

Tulisan Lain di &

Tiada Kemerdekaan Hari Ini dan Puisi Lainnya

Empat Menit dan Puisi Lainnya

Teater Bangkit FKIP Unisma Gelar Pentas Perdana 2026, Angkat Cerita Krisis Jati Diri

Semoga Tuhan Mengampuniku: Puisi-puisi oleh Aksara Alisya

Kamar Terang: Puisi-puisi Muhammad Rizqi Fadilah

Mendung di Langit Malaysia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru

Tiada Kemerdekaan Hari Ini dan Puisi Lainnya

Empat Menit dan Puisi Lainnya

Peringati Dies Natalis ke-45, Fakultas Hukum Unisma Perkuat SDM dan Dorong Kontribusi Menuju World Class University

MTQ SLTA 2026 Unisma Jadi Ajang Lahirkan Generasi Qurani Berprestasi

Populer

Tiada Kemerdekaan Hari Ini dan Puisi Lainnya

Empat Menit dan Puisi Lainnya

Peringati Dies Natalis ke-45, Fakultas Hukum Unisma Perkuat SDM dan Dorong Kontribusi Menuju World Class University

MTQ SLTA 2026 Unisma Jadi Ajang Lahirkan Generasi Qurani Berprestasi

Verified by MonsterInsights