"Berbagi Kata, Berbagi Berita"

Dua Sajak

Oleh: ApriliAhriz

Mata Pisau

Cintaku serupa mata pisau

yang mengoyak isi perutmu

teriakan kematian terdengar

dari ufuk barat, aku

menyegerakan

menyiapkan surga

untuk kita kembali bersua.

Aku Cinta Tuhan pada Pandangan Pertama

Aku cinta Tuhan sejak pandangan pertama,

detak pertama, dan tangis menggema saat

kali pertama aku melihat dunia.

Pengampunan Pertanyaan pada Tuhan

Dalam diriku

dan dalam diri manusia:

setiap waktu, terjadi ledakan

kemudian, aku menangis

begitupun semua orang dalam kepasrahan

kami khusyuk menghamba seraya berkata

“Tuhan, kami ini mau kau apakan?”

Tulisan Lain di &

Mendung di Langit Malaysia

En Garde: Energi Booster dengan Lirik Penyemangat Anti-Give Up!

Di Suatu Kedepan Tanpa Gagang Senjata di Tempurung Kepala

Setan Bulan Puasa

Sajak Untuk Yunita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru

Harlah FKIP Unisma Ke- 45 Hadirkan Kebersamaan, Dosen dan Mahasiswa Lebur Tanpa Sekat

Simfoni Perlawanan di Balai Kota: Saat Sekat Kelas Melebur dalam Distorsi dan Spanduk Tuntutan

Di Balik Tema “Gersang”: Kritik UKM Komunitas Teater Unisma terhadap Birokrasi Kampus di Hari Teater Dunia

Hilal di Bawah Ufuk, Syiar di Atas Bukit: Ikhtiar LPIK UNISMA Menjaga Tradisi Rukyat

Populer

Harlah FKIP Unisma Ke- 45 Hadirkan Kebersamaan, Dosen dan Mahasiswa Lebur Tanpa Sekat

Simfoni Perlawanan di Balai Kota: Saat Sekat Kelas Melebur dalam Distorsi dan Spanduk Tuntutan

Di Balik Tema “Gersang”: Kritik UKM Komunitas Teater Unisma terhadap Birokrasi Kampus di Hari Teater Dunia

Hilal di Bawah Ufuk, Syiar di Atas Bukit: Ikhtiar LPIK UNISMA Menjaga Tradisi Rukyat