MALANG, LPM Fenomena – Ketika sebagian besar sekolah menengah atas di Malang Raya masih disibukkan dengan proses penerimaan peserta didik baru, SMK PGRI 3 Malang (Skariga) justru mencuri start. Bertempat di Universitas Islam Malang (Unisma), sekolah kejuruan ini resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akrab disebut Kegiatan Cinta Sekolah (KCS) pada Kamis (2/7/2026).
Mengusung tema “Garda Swarna” yang bermakna pionir terdepan dengan masa depan gemilang kegiatan ini diikuti oleh 987 siswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027. Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran tamu VIP, mulai dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Kota Batu, Yayasan PGRI, Kepolisian, hingga pihak Unisma selaku tuan rumah.
Namun, yang mencuri perhatian bukan sekadar kemegahannya, melainkan gegar budaya yang langsung dirasakan oleh puluhan siswa baru pada hari pertama. Riandi Agung, panitia dari Divisi Acara, menegaskan bahwa KCS bukan sekadar seremoni orientasi biasa. Kegiatan ini menjadi fondasi awal untuk menanamkan soft skill kedisiplinan dan budaya industri kepada siswa serta orang tua.
“Kalau di sekolah kami, jam berapa pun kita tentukan mulai acara, yaitu adalah jam dimulai. Tidak ada toleransi,” ujar Riandi saat diwawancarai oleh jurnalis LPM Fenomena.
Ketegasan sistem ini langsung terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Tercatat sekitar 50 siswa datang terlambat karena masih terbawa ritme yang lebih longgar dari sekolah asal mereka. Namun, alih-alih menjatuhkan hukuman, pihak sekolah memilih menerapkan pembiasaan khusus sebagai sarana edukasi. Langkah tersebut ditujukan agar para siswa, maupun orang tua yang menyaksikan langsung di lokasi maupun melalui siaran langsung di kanal YouTube sekolah, memahami pentingnya manajemen waktu sebagai salah satu budaya kerja di dunia industri. Rangkaian kegiatan Garda Swarna pun dipastikan akan berlangsung secara intensif dalam jangka waktu yang cukup panjang sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan disiplin peserta didik.
Setelah pembukaan di Unisma, kegiatan akan berlanjut di lingkungan sekolah pada tanggal 6 Juli. Tak tanggung-tanggung, Skariga juga menggandeng Pangkalan TNI Angkatan Laut Malang untuk menggelar Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) selama tiga hari, tepatnya pada 7–9 Juli. Di sana, siswa akan digembleng materi kerja sama tim, outbound, hingga kemampuan bertahan hidup (survival).
Sebagai puncak acara, penutupan KCS akan dipusatkan di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Agenda pamungkas tersebut bakal diisi dengan pemaparan visi-misi sekolah, sesi motivasi (parenting) bagi orang tua, serta penampilan bintang tamu grup musik (guest star) untuk merayakan langkah awal para pionir muda ini.





