Malang, LPM Fenomena – Universitas Islam Malang (Unisma) sukses menggelar malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Kampus Unisma 2026 pada Sabtu (20/06) malam. Bertempat di Gedung Al-Asy’ari Auditorium K.H. M. Tholhah Hasan, ajang bergengsi yang menandai satu dekade berdirinya paguyuban duta kampus ini menobatkan Duta Akmal Tamroh dan Duta Aulia Nur Azizah Mareta sebagai peraih gelar utama The Winner. Menariknya, kedua pemenang utama tersebut sukses mengawinkan gelar bagi Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Unisma.
Malam puncak yang mengusung tema “Magnificent Miracles of Wisdom” ini juga diselenggarakan sebagai bagian dari momentum perayaan Lustrum ke-9 sekaligus Dies Natalis ke-45 Unisma. Sebanyak 20 finalis terbaik yang telah melewati proses seleksi dan karantina ketat sejak Januari 2026 bersaing ketat menunjukkan wawasan akademik, wawasan global, serta internalisasi nilai-nilai keislaman.
Ketua Lustrum ke-9 Unisma, Dr. Abdul Halim Fathani, S.Si., M.Pd., yang hadir mewakili Rektor Unisma menyatakan bahwa para finalis yang berdiri di panggung merupakan representasi profil ideal mahasiswa. Kampus menaruh harapan besar agar paguyuban duta mampu menjadi garda depan branding institusi di kancah yang lebih luas.
“Hari ini sebanyak 20 finalis akan menunjukkan talenta terbaiknya di hadapan para audiens. Semuanya adalah peserta duta kampus yang terpilih yang terbaik dan hari ini akan dinobatkan the winner untuk menandai sosok mahasiswa ideal, profil ideal mahasiswa Unisma, yang harapannya Duta Unisma memainkan peran strategis tidak hanya di dalam kampus tetapi juga peran strategis di luar kampus,” jelas Dr. Abdul Halim Fathani dalam sambutannya.
Persaingan sengit terjadi pada babak tiga besar saat para finalis diuji kemampuannya dalam sesi tanya jawab Q&A oleh dewan juri. Panel juri malam itu diisi oleh Wakil Rektor I Unisma Dr. Hajah Erna Sulistiowati, M.Kes., Ph.D., Kepala Lembaga Urusan Internasional Dr. Imam Wahyudi Karimullah, S.S., M.A., serta juri kehormatan Putri Indonesia Jawa Timur 2026, Raya Nurizqinia Haq.
Raya Nurizqinia Haq mengapresiasi tinggi antusiasme serta potensi besar yang ditunjukkan oleh seluruh finalis di atas panggung spektakuler tersebut.
“Kita tahu bahwa Duta Kampus Unisma ini adalah tempat bagi generasi muda untuk bisa berkembang, tumbuh, dan memberikan atau memperlihatkan potensi yang mereka miliki. Mungkin harapannya adalah nanti pemenang yang terpilih atau duta yang terpilih bisa membawa nama Unisma dengan bangga, bisa menjadi contoh, dan bisa menginspirasi generasi muda yang lainnya,” ungkap Raya.
Setelah melakukan rekapitulasi penilaian akumulatif yang ketat dari dewan juri dan selama proses karantina, panitia secara mutlak menetapkan perwakilan FIA sebagai jawara utama. Sementara itu, gelar Runner-Up 1 diraih oleh pasangan Revan Aditya Pratama dan Putri Bunga Riska Ferdianti yang sama-sama berasal dari Fakultas Hukum. Menyusul di posisi Runner-Up 2 adalah Alvin Najmullah dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Najma Sabiah dari Fakultas Agama Islam (FAI).

Selain gelar utama, ajang ini juga menganugerahkan gelar atribut. Kategori Best Talent diraih oleh Duta Farel Putra (FAI) dan Duta Aber Zubair (FEB). Sedangkan gelar Duta Favorit jatuh kepada pasangan Duta Muhammad Iqbal Zakaria dan Duta Nafisah Asmi Rahmawati dari Fakultas Hukum.
Euforia malam final kian lengkap bagi Fakultas Ilmu Administrasi karena selain menyapu bersih gelar The Winner, kelompok suporter mereka (Mafia) juga berhasil dinobatkan sebagai Best Supporter setelah sukses menghebohkan seisi auditorium melalui yel-yel kreatifnya. Acara kemudian ditutup secara resmi melalui tradisi first walk oleh Akmal Tamroh dan Aulia Nur Azizah Mareta sebagai tanda dimulainya masa bakti Duta Kampus Unisma 2026.





