"Berbagi Kata, Berbagi Berita"

Festival Sastra Kota Malang 2024: Merajut Sastra dan Kuliner

Prof. Dr. Djoko Saryono memaparkan orasinya yang bertema Hidangan Pembuka dalam acara Festival Sastra Kota Malang 2024 (Foto/Zahrotunnisa)

LPM Fenomena– Festival Sastra Kota Malang 2024 dengan tema “Jelajah Cita Rasa” sukses digelar pada Kamis (26/09/24). Acara yang berlangsung di Critasena, Kota Malang ini berhasil menyatukan para pecinta sastra dan kuliner dalam satu perhelatan meriah.

Diawali dengan tari “Tempe Sanan” yang merupakan karya Nyai Roro Dadak Purwo, acara ini sukses menyita perhatian para hadirin. Tarian yang terinspirasi dari kuliner khas Malang ini menjadi pembuka yang menarik.

Prof. Dr. Djoko Saryono, dalam orasinya, menyoroti pentingnya estetika gastronomi dalam sastra Indonesia. Beliau menekankan bahwa kegiatan seperti festival sastra dapat menjadi wadah untuk menyatukan sastra dan kuliner, sehingga menciptakan keseimbangan antara dinamika dan estetika.

Sambutan dari berbagai pihak, termasuk PJ Walikota Malang, yang diwakilkan, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, semakin menyemarakkan acara. Mereka memberikan apresiasi atas terselenggaranya festival sastra ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

Puncak acara dibungkus dengan pembacaan karya sastra oleh para siswa dan mahasiswa. Puisi-puisi yang dibacakan mengangkat tema kuliner dan kehidupan sehari-hari, menunjukkan kreativitas para peserta.

Dengan suksesnya Festival Sastra Kota Malang 2024, diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak lagi kegiatan serupa yang mampu memperkaya khazanah budaya Indonesia.

reporter

Zahrotunnisa Salsabila A.M

Editor:

Safira Ramadani Mahfud

Berita Terkait

Rektorat Unisma Beri Respons Cepat: Pastikan Psikiater Korban dan Targetkan Penanganan Kasus Rampung Sebelum Masa HER

Jadi Wisudawan Terbaik Fakultas dan Universitas, Hanif Fathurrahman Berbagi Kiat Sukses Kuliah

Teater Bangkit FKIP Unisma Gelar Pentas Perdana 2026, Angkat Cerita Krisis Jati Diri

Terdata Sembilan Korban Termasuk Anak di Bawah Umur, Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa Unisma Berujung ke Polisi

Garda Swarna: Cara Unik SMK PGRI 3 Malang Ubah Kultur Disiplin Sejak Hari Pertama

Membangun Kesadaran Kritis terhadap Isu Lingkungan Hidup, Hak Masyarakat Adat, dan Hak Asasi Manusia melalui Film Dokumenter Menolak Punah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Produk Fenomena

Majalah LPM Fenomena Edisi 30

Lensa

Terbaru

Rektorat Unisma Beri Respons Cepat: Pastikan Psikiater Korban dan Targetkan Penanganan Kasus Rampung Sebelum Masa HER

Jadi Wisudawan Terbaik Fakultas dan Universitas, Hanif Fathurrahman Berbagi Kiat Sukses Kuliah

Teater Bangkit FKIP Unisma Gelar Pentas Perdana 2026, Angkat Cerita Krisis Jati Diri

Populer

Rektorat Unisma Beri Respons Cepat: Pastikan Psikiater Korban dan Targetkan Penanganan Kasus Rampung Sebelum Masa HER

Jadi Wisudawan Terbaik Fakultas dan Universitas, Hanif Fathurrahman Berbagi Kiat Sukses Kuliah

Teater Bangkit FKIP Unisma Gelar Pentas Perdana 2026, Angkat Cerita Krisis Jati Diri

Terbaru

Rektorat Unisma Beri Respons Cepat: Pastikan Psikiater Korban dan Targetkan Penanganan Kasus Rampung Sebelum Masa HER

Jadi Wisudawan Terbaik Fakultas dan Universitas, Hanif Fathurrahman Berbagi Kiat Sukses Kuliah

Teater Bangkit FKIP Unisma Gelar Pentas Perdana 2026, Angkat Cerita Krisis Jati Diri

Terdata Sembilan Korban Termasuk Anak di Bawah Umur, Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa Unisma Berujung ke Polisi

Populer

Rektorat Unisma Beri Respons Cepat: Pastikan Psikiater Korban dan Targetkan Penanganan Kasus Rampung Sebelum Masa HER

Jadi Wisudawan Terbaik Fakultas dan Universitas, Hanif Fathurrahman Berbagi Kiat Sukses Kuliah

Teater Bangkit FKIP Unisma Gelar Pentas Perdana 2026, Angkat Cerita Krisis Jati Diri

Terdata Sembilan Korban Termasuk Anak di Bawah Umur, Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswa Unisma Berujung ke Polisi

Produk Fenomena

Majalah LPM Fenomena Edisi 30

Lensa

Verified by MonsterInsights