"Berbagi Kata, Berbagi Berita"

UKM Komunitas Teater UNISMA Merayakan HATEDU

Penampilan Teater dalam acara HATEDU (Hari Teater Sedunia) “Teater dan Budaya Damai” oleh UKM Komunitas Teater (foto/Hayat Abdurahman)

LPM Fenomena, Unit Kegiatan Mahasiswa Komunitas Teater Universitas Islam Malang sedang merayakan HATEDU (Hari Teater Sedunia) dengan mengangkat tema “Teater dan Budaya Damai” di Area Universitas Islam Malang (27/3/2024).

Acara tersebut di mulai pada pukul 14.00, meski mendung, teman-teman penampil, tetap antusias memberikan sajian hiburan yang mengesankan kepada penonton.

Acara ini juga dimeriahkan oleh Teater lingkup Unisma dan luar Unisma diantaranya; Teater Bangkit, Sanggar Jangrak, Teater kandang, Teater kutu Theatrisic, Widi Teater Geor, Teater Watu, Paguyuban Paseban, Teater Banyu Bening, The Asshole, Paguyuban Semi, Teater Kelap Kelip, Jujut, Sanggar awan, Teater Suara langit, Plakat RPA (Mural) dan Stelgrrruig.

Beberapa titik yang menjadi tempat penampilan di antaranya; Panggung ekspresi, Lapangan Volly, depan gedung FKIP, di gazebo FKIP, dan depan gedung B Unisma.

Sigit jurusan Tehnik Mesin yang sekarang menjabat sebagai Ketua UKM Komunitas Teater Unisma menyampaikan “Acara ini sebenarnya ada tiap tahun, tapi tahun kemarin, kita mengadakan se mahasiswa Teater se Malang, dan untuk hari ini UKM Teater Unisma mengadakan sendiri.” Ujarnya

“Saya harap, teman-teman yang sudah terlibat disini, tidak berhenti berteater dan akan tetap berlanjut untuk menyalurkan karya-karyanya di acara-acara yang lain.” Pungkasnya

reporter

Hayat Abdurahman

Editor:

M.Dzunnurain

Berita Terkait

Menolak Mati, Aksara Project Collective Tandai Kebangkitan Lewat ‘Sasana Sasrawungan’ dan Diskusi Kritis Film ‘Pesta Babi’

Unisma Perluas Fasilitas Rak Free di Kantin Lantai Dua, Gandeng Indogrosir dan Terapkan Sistem Part-Time Mahasiswa 

Tolak Otoritarianisme Kampus, BEM-FAI Unisma Gelar Diskusi Publik Tampung Aspirasi Mahasiswa

Nobar ‘Pesta Babi’ Perdana di Unisma: BEM-FT Sentil BEM-U hingga Suarakan “Papua Bukan Tanah Kosong!” 

Harlah FKIP Unisma Ke- 45 Hadirkan Kebersamaan, Dosen dan Mahasiswa Lebur Tanpa Sekat

Simfoni Perlawanan di Balai Kota: Saat Sekat Kelas Melebur dalam Distorsi dan Spanduk Tuntutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Produk Fenomena

Majalah LPM Fenomena Edisi 30

Lensa

Terbaru

Menolak Mati, Aksara Project Collective Tandai Kebangkitan Lewat ‘Sasana Sasrawungan’ dan Diskusi Kritis Film ‘Pesta Babi’

Unisma Perluas Fasilitas Rak Free di Kantin Lantai Dua, Gandeng Indogrosir dan Terapkan Sistem Part-Time Mahasiswa 

Tolak Otoritarianisme Kampus, BEM-FAI Unisma Gelar Diskusi Publik Tampung Aspirasi Mahasiswa

Populer

Menolak Mati, Aksara Project Collective Tandai Kebangkitan Lewat ‘Sasana Sasrawungan’ dan Diskusi Kritis Film ‘Pesta Babi’

Unisma Perluas Fasilitas Rak Free di Kantin Lantai Dua, Gandeng Indogrosir dan Terapkan Sistem Part-Time Mahasiswa 

Tolak Otoritarianisme Kampus, BEM-FAI Unisma Gelar Diskusi Publik Tampung Aspirasi Mahasiswa

Terbaru

Menolak Mati, Aksara Project Collective Tandai Kebangkitan Lewat ‘Sasana Sasrawungan’ dan Diskusi Kritis Film ‘Pesta Babi’

Unisma Perluas Fasilitas Rak Free di Kantin Lantai Dua, Gandeng Indogrosir dan Terapkan Sistem Part-Time Mahasiswa 

Tolak Otoritarianisme Kampus, BEM-FAI Unisma Gelar Diskusi Publik Tampung Aspirasi Mahasiswa

Flash Sale, Paylater, dan Mahasiswa yang Sulit Merasa Cukup

Populer

Menolak Mati, Aksara Project Collective Tandai Kebangkitan Lewat ‘Sasana Sasrawungan’ dan Diskusi Kritis Film ‘Pesta Babi’

Unisma Perluas Fasilitas Rak Free di Kantin Lantai Dua, Gandeng Indogrosir dan Terapkan Sistem Part-Time Mahasiswa 

Tolak Otoritarianisme Kampus, BEM-FAI Unisma Gelar Diskusi Publik Tampung Aspirasi Mahasiswa

Flash Sale, Paylater, dan Mahasiswa yang Sulit Merasa Cukup

Produk Fenomena

Majalah LPM Fenomena Edisi 30

Lensa