Malang oh Malang
Sungguh nasib kita yang malang
Punya pemimpin berotak udang
Punya perwakilan layak telanjang
Perkosa kedaulatan rakyat dengan riang
Malang oh Malang
Walaupun kemarin kita dikata anjing yang menggonggong
Kita akan tetap hidup, turun ke jalan, menghitam dan melolong
Kita praktekkan kesewenang-wenangan
Kita tunjukkan perasaan tidak aman
Malang oh Malang
Mereka yang bersenjata takut petasan
Mereka yang bersenjata takut teriakan
Mereka yang bersenjata takut demonstran
Mereka yang bersenjata adalah gundik ayu kekuasaan
Malang oh Malang
Kita perjelas kemalangan
Seragam mengejar kita yang tunggang langgang
Menerima pentungan, mencium pukulan
Baru kemarin disahkan sekarang sudah pamer keberingasan
Malang oh Malang
Semoga nasibmu tak terus malang
Semoga bangsa ini segera cukup sadar dan ikut melawan
Semoga kawan kita dikembalikan
Kita semua lelah terinjak kumpulan ketololan
Malang oh Malang
Akhir kita bukan kemenangan
Kita hanya harus terus melawan
Jaga aman, jaga kawan, jaga kedaulatan
Dengan lantang, kita teriakan lagi
Hidup Kemanusiaan
2025
Saudara Laki-laki Kami
kami punya saudara laki-laki bernama Andrie
langkah nya adalah peduli sepenuh hati
nafasnya adalah nyali yang berani
dan suaranya adalah nasib hidup bersama kami
kapan hari bodoh TNI
mencoba membuatnya mati
pedih air keras membakar
sebagian tubuhnya yang berarti
mereka pikir air itu lebih keras
daripada hati dan kepala Andrie
mereka pikir dengan mengalahkan nya sekali
berarti tiada teriakan kebenaran lagi
sembuh luka Andrie
hanya terwujud saat pelaku diadili
sembuh luka Andrie
hanya terjadi bersama sembuhnya negeri ini
setelah di banyak kesempatan, Andrie
bersuara atas nama kami
di tengah kesempitan ini kami akan terus
bersuara atas nama Andrie
2026
Wirid Kamis
Kamis, kamis, kamis
Kuulang tiga puluh tiga kali
Seperti dzikir, mesti setiap waktu
setiap hari, setiap nafas pulang dan pergi
Kamis, kamis, kamis
Kuulang tiga puluh tiga kali
Semoga Bu Sumarsih, mbak Suciwati
dan teman-teman selalu kuat dan berani
Sebab merongrong kekuasaan adalah keteladanan hakiki
Kamis, kamis, kamis
Kuulang tiga puluh tiga kali
Sopan santun tak pernah digubris
Sekali keras dicap antek Soros yang anarkis
Terserah, intinya kami tidak betah lagi hidup miris
Kamis, kamis, kamis
Kuulang tiga puluh tiga kali
Bangsat pemerintah membiarkan kita jadi pengemis
Pajak kita digenjot ketika keuangan negara menipis
Semua akal-akalan mereka sangat-sangat najis
Kamis, kamis, kamis
Kuulang tiga puluh tiga kali
Tuhan izinkan aku menjadi panas bara api
Untuk membakar kebodohan pemerintah hari ini
Sampai selesai semua di sini
Dan kuulangi lagi di neraka sana, tiga puluh tiga kali
Tidak boleh berhenti
Kamis, kamis, kamis
Kuulang tiga puluh tiga kali
Seratus kali
Seribu kali
Sejuta kali
Setiap kamis
Setiap hari
Seperti dzikir kepadamu Tuhan
tidak boleh berhenti
Setiap nafas ku pulang dan pergi
2026
Tiada Kemerdekaan Hari Ini
angin tak begitu yakin untuk
mengibarkan bendera hari ini
langit hampir tak sudi akan
menatap yang merah dan putih pagi ini
mereka khawatir bahwa bendera
yang mereka kibarkan ternyata berarti penjajahan
mereka takut merah itu adalah darah orang berani mati
yang gugur dengan cara tidak semestinya dan
putih itu adalah tanda pasrah orang-orang kalah
dapatkah sang Garuda terbang tinggi
demi meyakinkan mereka
bahwa hutan tak akan dipelonco lagi
bahwa hewan-hewan bisa hidup layak lagi
bahwa manusia tak akan ditindas lagi
seperti nya sang Garuda pun
tidak bisa berbuat banyak kali ini,
sebab nyalinya sudah dikebiri
benar-benar tiada kemerdekaan hari ini
2026