"Berbagi Kata, Berbagi Berita"

Antologi Penundaan

Oleh: Ahmad Nawwal Samhan Abu Aushoth
depositphotos.com

Aku termangu, saat waktu terus menipu

Kukira malam hanya sekejap

Taunya dia melesat

Kembali, di malam yang sama

Aku mematung sempurna

Terlalu sudah

Larik, di pohon tanpa nama

Berguguran

Macam menghina Tuan

Yang menitahkan perintahnya

Satu,

Dua,

Tiga,

Aku terus menghitung

Lalu empat, aku tetap menghitung

Sedang lima, aku lupa sampai mana aku berhitung

Oh iya, enam, hitunganku ternyata tenggelam

Meski teringat, sayang, tak sadar telah kubuang

Tulisan Lain di &

Tiada Kemerdekaan Hari Ini dan Puisi Lainnya

Empat Menit dan Puisi Lainnya

Teater Bangkit FKIP Unisma Gelar Pentas Perdana 2026, Angkat Cerita Krisis Jati Diri

Semoga Tuhan Mengampuniku: Puisi-puisi oleh Aksara Alisya

Kamar Terang: Puisi-puisi Muhammad Rizqi Fadilah

Mendung di Langit Malaysia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terbaru

Tiada Kemerdekaan Hari Ini dan Puisi Lainnya

Empat Menit dan Puisi Lainnya

Peringati Dies Natalis ke-45, Fakultas Hukum Unisma Perkuat SDM dan Dorong Kontribusi Menuju World Class University

MTQ SLTA 2026 Unisma Jadi Ajang Lahirkan Generasi Qurani Berprestasi

Populer

Tiada Kemerdekaan Hari Ini dan Puisi Lainnya

Empat Menit dan Puisi Lainnya

Peringati Dies Natalis ke-45, Fakultas Hukum Unisma Perkuat SDM dan Dorong Kontribusi Menuju World Class University

MTQ SLTA 2026 Unisma Jadi Ajang Lahirkan Generasi Qurani Berprestasi

Verified by MonsterInsights